Wakil Ketua DPD: Pembangunan Pelabuhan Juga Harus Disiapkan Pemerintah

0
366
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas menyatakan, masalah pembangunan maritim laut bukan hanya masalah tol laut dan masalah pengangkutan dari satu pulau ke pulau lain, tetapi juga termasuk membangun infrastrukturnya mulai dari daerah. Pernyataan ini disampaikan di sela-sela Acara Sidang bersama DPR RI – DPD RI dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden RI di komplek MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/08/2015).

GKR Hemas menyoroti pidato Presiden tentang masalah pembangunan kemaritiman. Menurutnya, infrastruktur daerah dalam mengakomodasi rencana “tol laut” ala Jokowi masih sangat minim. Ketimpangan pembangunan jalan, transportasi, dan pelabuhan, terutama di luar Jawa, yang menghubungkan distribusi barang dan jasa kebutuhan pokok dan pangan ke seluruh daerah di Indonesia, belum terintegrasi dengan baik,

Program pemerintah yang mendukung program ini adalah dengan berlakunya UU Kelautan no.32 tahun 2014 dan UU Desa no.6 tahun 2014. Dengan dana desa, daerah bisa lebih cepat membangun dan memperkuat sendi perekonomian. DPD juga sudah mendukung program Pemerintah, hal tersebut bisa dilihat dengan keikutsertaan dalam membantu pemerintah daerah mensosialisasikan dana desa dalam setiap kegiatan ke daerah. “Pelabuhan juga harus dipersiapkan pemerintah dalam menunjang kemaritiman tersebut,”ujar Hemas, sebagaimana dilansir batampos.co.id.

Hemas menambahkan jika pemerintah mencetuskan program harus disertai pendampingan, baik itu dari eksekutif, legislatif, maupun pemda dan melibatkan Kementrian terkait. “Potensi Sumber Daya Laut sangat besar untuk meningkatkan devisa, sekarang tinggal dananya APBN 2016 itu apakah mencukupi atau tidak untuk mengelola program pemerintah tersebut,”katanya.

Pada kesempatan ini Hemas juga menyoroti masalah Indonesia timur, perimbangan keuangan pusat dan daerah. Beliau juga meminta pemerintah mempercepat pembangunan Indonesia timur. Dengan adanya tol laut yang menjadi program maritim Jokowi tersebut, diharapkan pemerataan pembangunan semakin cepat terlaksana. Ia juga berharap agar pemerintah Jokowi mengingatkan pentingnya menghargai budaya dan tenggang rasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena semakin ditinggalkan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here