Wapres: Meski Cilamaya Batal, Jepang Tetap Serius Investasi di Pantai Utara Jawa

0
338
lokasi Pelabuhan Cilamaya (kompas.com)
lokasi Pelabuhan Cilamaya (kompas.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memastikan, Jepang tetap berminat berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan di pantai utara Jawa. Keseriusan itu tidak berkurang meskipun Wapres telah membatalkan pembangunan pelabuhan di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat Kamis lalu (2/4).

Jusuf Kalla mengaku sudah menyampaikan perubahan rencana pembangunan Cilamaya itu ke Ketua Keidanren atau Asosiasi Pengusaha Jepang, Sadayuki Sakakibara. Sadayuki menemui Wapres di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2015). “Kita sudah sampaikan, kita pindahkan (pembangunannya) dari Karawang ke Subang,” kata Wapres, seperti dilansir tribunnews.com.

Pembangunan pelabuhan Cilamaya sempat diprotes PT Pertamina, karena di lokasi yang akan dibangun pelabuhan itu terdapat pipa gas. Setelah sempat lama terkatung-katung, Wakil Presiden akhirnya memutuskan untuk memindahkan lokasi pembangunan pelabuhan ke arah Timur.

Duta Besar RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, juga hadir dalam pertemuan tersebut. Yusron menambahkan bahwa pemerintah Jepang memahami permasalahan tersebut dan sangat berharap agar pembangunan pelabuhan itu bisa segera dilakukan di lokasi yang baru. “Jadi ada rencana dari pemerintahan kita akan digeser ke timur, jepang tentu berharap bisa dilakukan, kalau Indonesia hendak dijadikan basis ekspor jadi butuh pelabuhan, digeser ke timur Jepang tetap minat,” ujarnya.

Jepang, kata dia, sangat serius berinvestasi di Indonesia. Kondisi dalam negri di negri Sakura itu pun mendukung. Pasalnya bunga bank di Jepang saat ini sangat rendah, sehingga akan menguntungkan untuk para investor memutar uang mereka di luar negri, termasuk di Indonesia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here